📄 RUBRIK TAHUKAH ANDA....
➖➖➖➖➖➖➖➖
Tahukah anda kalau asal usul kafir syiah
○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○
📈SEJARAH SYI’AH📉
📝 Ditulis oleh: Al Ustadz Muhammad Afifuddin as Sidawy
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🔅 Asal kata شِيْعَةٌ diambil dari kata مُشَايَعَة yang berarti مُتَابَعَة dan مُطَاوَعَة (mengikuti dan mentaati), bentuk jama’ahnya adalah شيع (An-Nihayah, karya Ibnu Atsir (2/244).
🔅 Kata شِيْعَةْ hanya digunakan untuk pengikut dan pembela seseorang, dikatakan فُلَانمِنْشِيْعَةُفُلَان “Fulan termasuk syi’ahnya fulan”, artinya termasuk orang yang mengikutinya.
------------
➰ Az-Zabidiy menjelaskan, ”Setiap kaum yang berkumpul di atas suatu perkara adalah syi’ah, setiap orang yang membela seseorang yang lain dan menjadi hizbnya (golongannya) disebut sebagai syi’ahnya . . .” [Asy-Syi’ah wa At-Tasyayu’, hal. 27]
⤴ Pada generasi awal Islam, kata ini hanya digunakan dengan makna hakiki dan aslinya seperti yang diuraikan di atas, secara kondisi nyata kata ini digunakan untuk partai politik dan pihak yang kontra dalam beberapa permasalahan yang terkait dengan hukum dan pemerintahan.
➡ Kata ini sendiri baru tersebar luas penggunaannya setelah terbunuhnya Khalifah Utsman sebagai syahid. Tepatnya ketika terjadi ikhtilaf antara Ali bin Abi Thalib dan Mu’awiyah bin Abi Sufyan. Siapa saja pada saat itu yang berada di barisan Ali bin Abi Thalib, membela dan menolongnya disebut syi’ah Ali. (شِيْعَةُعَلِي)
🔻Sementara yang berada dibarisan Mu’awiyah bin Abi Sufyan dan membelanya disebut syi’ah Mu’awiyah. (شِيْعَةُمُعَاوِيَة)
📄 Pada masa itu kata ini juga dipakai oleh persatuan dari Ali dan Bani Abbas yang menamakan dirinya sebagai شِيْعَةُاَلِمُحَمَّد sebagai pihak yang bersebrangan dengan شِيْعَةُبَنِيأُمَيَة yang kemudian dikenal dengan nama العُثْمَانِيَّة, sementara pihak pertama lebih dikenal dengan istilah العَلَوِيَّةْ, namun nama شِيْعَة masih melekat pada kedua belah pihak. [Asy-Syi’ah wa At-Tasyayu’, hal. 28-29]
🎈Kondisi ini terus berlangsung selama masa pemerintahan Bani Umayyah.
*******************
⌚ Dengan berjalannya waktu dan peristiwa nama Syi’ah kemudian menjadi istilah khusus bagi yang menunjukkan loyalitas kepada Ali bin Abi Thalib dan keturunannya (Ahlul Bait) dan pihak yang meyakini beragam akidah tertentu yang diadopsi dari pemahaman sesat Abdullah bin Saba’ Al-Yahudi. Mereka menyusup ke dalam tubuh muslimin guna mengaburkan dan merusak prinsip dan akidah-akidah Islam. [Asy-Syi’ah wa At-Tasayyu’, hal.31]
💥 Abdullah bin Saba’ dahulu adalah seorang Yahudi yang berasal dari Shan’a – Yaman-. Ibunya adalah Saudaa’ (wanita hitam), dia biasa disebut dengan “Ibnu Saudaa’”.
💢 Pada masa kekhilafahan ‘Utsman bin Affan , dia pura-pura masuk Islam dengan tujuan merusak Islam dari dalam. Menebarkan ragam paham dan akidah sesat dan menghembuskan nafas kebencian kepada khalifah ‘Ustman bin Affan , mencela dan memprovokasi massa untuk melakukan gerakan pemberontakan.
🔥Ibnu Saba’ pun mengelilingi wilayah-wilayah kekuasan Islam untuk mengkampanyekan misinya , dia mulai dengan negeri Hijaz, lalu Basrah, Kufah kemudian Syam namun dia tidak berhasil menembuskan apa yang menjadi tujuannya hingga dia diusir dari Syam.
⚡Akhirnya Abdullah bin Saba’ masuk wilayah Mesir dan tinggal di tengah-tengah penduduk Mesir menampilkan ibadahnya dan kebaikan-kebaikannya. Di sanalah dia mendapatkan sambutan dan respon dari masyarakat Mesir, dia pun mulai menebarkan makar kejinya, menghembuskan paham sesatnya dan mengkampanyekan misi jahat.
🚩Awal mula yang dia hembuskan adalah, “Sungguh aneh! Seseorang yang meyakini Isa bin Maryam akan kembali (turun) ke muka bumi (di akhir zaman) tapi dia mendustakan Nabi Muhammad kembali ke muka bumi padahal beliau lebih berhak kembali dari pada Isa bin Maryam!! Masyarakat Mesirpun menerima paham sesat ini dan menyebarluaskannya di kalangan mereka.
👎Inilah paham raj’ah pertama yang dihembuskan Ibnu Saba’ yang kemudian dia lanjutkan keyakinan ini pada Ali bin Abi Thalib, keturunan-keturunan beliau dan imam-imam ahlul bait. Dia sebarkan paham bahwa mereka semua akan raj’ah (kembali) hidup di muka bumi untuk memerangi musuh-musuhnya.
^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^